Latest Article Welcome in Democratic Student Fight Movement Of Parepare Site
Dinas Pendidikan Parepare Akan Perketat Pengawasan
Parepare, Tribun
-- Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Mustafa Mappangara, mengaku
akan meningkatkan kewaspadaan, terkait merebaknya kasus kekerasan
seksual terhadap anak.
Hal tersebut diungkapkan Mustafa
Mappangara, yang juga pelaksana tugas, Sekda Parepare, saat dikonfirmasi
melalui telepon selularnya, Senin (26/5).
"Dalam waktu dekat,
para kepala sekolah, termasuk para guru BK, akan kita kumpulkan, untuk
diberikan pengarahan lebih jauh," kata Mustafa.
Iapun mengaku
tak tahu menahu dengan kejadian tersebut. Ia justru mengatakan jika
mengetahui adanya lima pelajar yang diduga menjadi korban pelecehan
seksual, oleh oknum polisi.
" Saya tidak tahu sama sekali, dan
memang tidak ada laporan, saya justru tau dari kita endik," ujar Mustafa
Mappangara, yang akrab disapa Puang Uchu.
Meski demikian, ia
mengaku akan menindak lanjuti hal ini, sebagai antisipasi terjadinya
kasus, yang mengancam merusak masa depan pelajar, khususnya di Kota
Parepare.
Penulis: Achwan Ali
Editor: Ina Maharani
Habibie Canangkan Pembangunan Kampus ITH Parepare
REPUBLIKA.CO.ID, PARE PARE -- Presiden ketiga RI BJ Habibie
mencanangkan pembangunan Gedung Rektorat Institut Teknologi BJ Habibie
(ITH) Parepare, Sulsel, Kamis (28/8). "Diharapkan dengan pembangunan
kampus ini akan memberikan dorongan peningkatan kualitas pendidikan
bukan hanya di kota ini, tetapi juga daerah lainnya," kata Habibie
disela-sela "Ground breaking" perguruan tinggi yang fokus pada keilmuan
komputer dan teknologi itu di Kota Parepare, Sulsel.
Pembagunan ITH itu akan memanfaatkan eks lahan Gedung Pemuda,
Parepare. Sedang gedung tersebut rencananya berlantai 10 dan akan
menjadi salah satu gedung rektorat tertinggi di Sulsel. Pembangunannya
diperkirakan menelan anggaran puluhan miliar rupiah. Pemkot sendiri
telah menyediakan anggaran Rp1,9 miliar dalam APBD Perubahan Kota
Parepare periode 2014.
Sementara itu, Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe mengatakan bangunan
yang berdiri di atas lahan seluas dua hektare tersebut, akan menjadi
lokasi kampus pertama ITH sebelum kampus utama selesai dibangun di
daerah Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.
"Selain sarana perkantoran, bangunan ini juga akan dilengkapi sarana
perpustakaan, laboratorium dengan estimasi jumlah ruang perkuliahan
sebanyak 19 buah," ujarnya.
Ide pendirian ITH, lanjut dia, diilhami keinginan masyarakat
Parepare mewujudkan diri sebagai mercusuar pendidikan di utara Provinsi
Sulsel. Saat ini proposal pendirian ITH telah berada di meja Direktur
Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat Pendidikan Tinggi, Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta.
Habibie sendiri menyatakan mendukung sepenuhnya rencana Wali Kota
Parepare HM Taufan Pawe menghadirkan ITH di Kota Parepare. Salah satu
bentuk dukungan BJ Habibie, menyerahkan lahan eks Gedung Pemuda milik
Yayasan The Habibie Centre sebagai rektorat ITH Parepare.
"Dari dulu saya telah berobsesi Parepare harus menjadi pusat
kemajuan dan peradaban. Parepare sangat prospek menjadi pusat
keunggulan pendidikan di Indonesia," kata teknokrat kelahiran Parepare
ini.